Posted in Nasabah-Ku

Mobilitas kerja yang tinggi di Jalan raya, alasan Bapak Donny beli Asuransi Jiwa

_20171020_213527

Bapak Donny, Medan

Bapak Donny memiliki Istri dan 1 orang anak. Beliau membeli Asuransi Perlindungan Jiwa untuk Jaga jaga.

Alasan nya karena mobilitas kerja beliau sangat tinggi di jalan raya, cukup beresiko rawan kecelakaan, sehingga beliau membeli Asuransi Perlindungan Jiwa sebagai Backup/Cadangan.

Terima kasih kepada Bapak Donny yang telah berkenan berbagi Kisah Inspiratif dan Edukasi melalui  Blog pribadi saya:)

Bapak Donny memilih Produk Asuransi Jiwa Unit Link Manulife Value Protector Absolute (MVPA)

 

 

 

Posted in Asuransi Penyakit Kritis Murni - MiUltimate Critical Care (MUCC)

Asuransi Sakit Kritis Murni ( Non Unitlink) JAMINAN Uang Kembali

Update 20 November 2020

Asuransi GRATIS, karena dalam semua kondisi ada Jaminan Uang  nasabah pasti Kembali 🙂

Beda Jaman beda kebutuhan. Dulu kayaknya orang jarang ya kena sakit kritis. Tapi seiring berkembangnya jaman, berkembang makanan, pola hidup dll, semakin berkembang juga jenis penyakit. Demikian juga trend sakit kritis sekarang semakin tidak asing disekeliling kita.

Program ini akan cocok bagi  nasabah yang:

  • Keluarga Inti pernah memiliki Riwat Sakit Kritis (Orangtua atau garis keturunan Langsung).
  • Misal Orangtua tutup usia akibat penyakit Kanker,Serangan jantung,Stroke, maka kemungkinan anda berpotensi “mewariskan” penyakit tersebut.
  • Nasabah yang memiliki Hutang KPR atau Hutang lainnya dalam jumlah Besar, atau cocok bagi nasabah yang memiliki Tanggungan Istri dan anak. Mengapa? Jika anda kena Diagnosa Sakit Kritis dan kondisi anda tidak memungkinkan lagi untuk bekerja, tentu anda tidak punya penghasilan lagi. Nah, disini Peran Asuransi Sakit Kritis. Karakteristik Asuransi Sakit Kritis adalah Pencairan Santunan Langsung UANG CASH (Misal anda ambil UP Sakit Kritis 1Miliar). Uang CASH 1Miliar ini bisa anda pergunakan untuk Melanjutkan Pembayaran Hutang KPR, Bayar Biaya Sekolah Anak, Bayar Hutang Usaha, dan Bayar Pengeluaran Rutin Rumah Tangga.
  • Bagi anda yang Pola kehidupan serba Instan, konsumsi makanan Cepat Saji, Kurang Olahraga, Merokok dan Pola hidup tidak sehat lainnya.

Apabila Anda sudah punya Asuransi Kesehatan, peran nya hanya Menggantikan Biaya Rumah Sakit selama Rawat Inap.

Peran Paling penting  adalah Santunan Sakit Kritis nya langsung cair Uang CASH dalam jumlah besar, bisa Berperan sebagai Pengganti Penghasilan Anda selama sakit berat ( Jika sakit berat, tentu tidak bisa bekerja cari Nafkah, sementara Pengeluaran jalan terus)

Yuk kita simak Penjelasan detail nya:)

MiUltimate Critical Care adalah Asuransi Penyakit Kritis Murni (Non Unitlink)  dengan manfaat:

  • Perlindungan terhadap 50 Penyakit Kritis
  • Masa Pembayaran Hanya 5 tahun, dan Anda dicover selama 20 tahun
  • Manfaat Pengembalian Premi ( Garansi Premi Kembali)

Apa saja Benefit  Utama yang  Anda Peroleh?

-Perlindungan Penyakit Kritis

Jika nasabah  terkena salah satu dari 50 penyakit kritis , maka benefit yang diperoleh => 100% Uang Pertanggungan Penyakit Kritis  ditambah  Jaminan 100% Pengembalian Uang premi kepada nasabah

Jika kena Angioplasti

Maka benefit yang anda Peroleh=> 25% Uang Pertanggungan sakit kritis atau maksimal Rp 200 juta

-Jika Meningga Dunia

Maka benefit yang di peroleh=> Jaminan Pengembalian uang premi 160% ke nasabah

-Jika Tidak terjadi Klaim Sakit Kritis Selama 20 tahun Kontrak berakhir

Maka benefit yang di peroleh => Jaminan pengembalian Uang premi 160% ke nasabah

Langsung aja yuk cek contoh Ilustrasi:)

mucc1.jpeg

Bapak Andalan,usia masuk 30 tahun, tidak merokok. Memilih Santunan Asuransi Sakit Kritis dengan Uang Pertanggungan Rp 500.000.000

Jumlah  Premi yang dibayar Rp 15. 353.000,- per tahun.

Artinya Jika terkena sakit kritis , maka Manulife akan memberikan santunan CASH sebesar Rp 500.000.000 + premi yang sudah dibayar akan dikembalikan seluruhnya ke nasabah.(Pencairan Klaim Dapat dipakai untuk Menambah Dana Pengobatan, Konsumsi/makan bagi keluarga yang menjaga di Rumah Sakit, Tiket Pesawat, Akomodasi Hotel apabila pengobatan dilakukan di diluar kota/negeri).

mucc2

mucc3

Penjelasan Ilustrasi:

-Total Modal Pokok yang di setor nasabah ke Manulife selama 5 tahun adalah =

5  x Rp  15.335.000 = Rp 76.675.000

=> Jika  Bpk Andalan, terkena Sakit Kritis, maka Benefit yg didapat: Santunan Uang Sakit Kritis Rp 500.000.000,- ditambah 100% Premi yang telah dibayar selama 5 tahun, akan dikembalikan ke nasabah yakni  Rp 76.675.000,-, Sehingga Total yang terima nasabah adalah Sebesar Rp 576.675.000

=> Jika Bpk Andalan sehat selama 20 tahun masa Perlindungan Kontrak,
Maka: JAMINAN Pengembalian Uang 160% ke nasabah  yaitu= Rp 122.680.000,-

=> Jika Bpk Andalan tutup usia dalam masa Perlindungan Kontrak 20 tahun:  Maka JAMINAN Pengembalian Uang 160% ke nasabah yaitu = Rp 122.680.000,-

Note: Jaminan Pengembalian Premi ini langsung tertulis di Buku Polis nasabah sebagai jaminan UANG CASH yang pasti (Nilai Tunai  yang diJamin)

Berikut Daftar Jenis 50 Penyakit Kritis yang ditanggung MiUltimate Critical Care:

mucc list

Sumber Tabel: Brosur MiUltimate Cirical Care Manulife

Jika anda ingin dibuatkan contoh ilustrasi asuransi  di atas, silahkan isi form online berikut:

Regards,

Rolan Lumbanraja, SE ( OLa )

Posted in Tips

“Kids Zaman Now” Butuh Asuransi Juga?

847868267

sumber tulisan dan gambar diambil dari http://ekonomi.kompas.com

DEWAN Asuransi Indonesia menetapkan 18 Oktober sebagai Hari Asuransi. Hari Asuransi mengingatkan kita betapa pentingnya perlindungan.

Mungkin banyak orang beranggapan bahwa produk keuangan yang memberikan perlindungan urusan para orangtua saja. Bagaimana dengan anak muda yang baru mulai bekerja, apakah memerlukan asuransi?

Sebaiknya kita memahami dulu apa fungsi dari asuransi. Apa sih yang dilindungi oleh asuransi, terutama asuransi jiwa?

Asuransi melindungi pendapatan kita. Setiap orang memiliki nilai ekonomis. Maksudnya, seseorang yang bekerja untuk memberikan nafkah kepada keluarganya. Dari hasil kerjanya, pergi pagi pulang malam, dia menghasilkan uang untuk keperluan keluarga.

Jika ada musibah sehingga orang tersebut cacat atau bahkan meninggal, apakah ada orang yang memberikan nafkah lagi untuk keluarganya? Jika tidak ada, keluarganya akan sulit sekali karena pencari nafkah sudah tidak ada.

Nah, jika orang tersebut memiliki polis asuransi, perusahaan asuransi akan memberikan sejumlah uang kepada ahli warisnya. Uang tunai ini dapat dimanfaatkan sebagai penganti penghasilan. Seseorang yang memiliki tanggungan, apakah tanggungan itu diri sendiri atau orang lain sebaiknya memiliki asuransi jiwa.

Bagaimana dengan kids zaman now yang mungkin baru pertama kali bekerja? Para first jobber sebaiknya sudah mulai memikirkan memiliki asuransi jiwa. Ada beberapa situasi yang mendukung anak-anak muda memerlukan perlindungan walaupun belum menikah.

Para first jobber yang belum menikah bisa jadi memiliki tanggungan, yaitu adik-adik yang masih sekolah. Atau, mendukung biaya pendidikan keponakan-keponakan.

Bukannya mau menakuti, sekarang ini risiko kematian pun mengincar anak-anak muda karena berbagai faktor. Kalau first jobber terkena risiko meninggal dunia, tentu dukungan bagi adik dan keponakan akan hilang, bukan?

Bagaimana dengan para jomblo yang tidak mendukung biaya hidup orang lain? Masihkah perlu asuransi?

Dengan memperhitungkan risiko yang sama, yaitu kematian di saat muda, uang pertanggungan asuransi bagi para jomblo dapat dimanfaatkan untuk membayar utang atau membayar biaya pemakaman. Jadi si jomblo pun tidak menyusahkan keluarganya dengan memiliki polis asuransi.

Biaya lebih rendah

Ada untungnya memiliki polis asuransi jiwa ketika masih muda. Biasanya, biaya premi yang dibebankan kepada anak muda berusia 20-an tahun jauh lebih kecil dibandingkan dengan biaya premi yang dibebankan kepada orang yang baru membeli polis pada usia 50.

Jelas saja, perusahaan asuransi memperhitungkan bahwa risiko anak-anak muda masih lebih kecil dibandingkan dengan risiko orang berusia 50-an. Misalnya saja, untuk asuransi murni (term life) dengan masa kontrak 20 tahun, premi yang dibebankan sekitar Rp 3 juta per tahun. Per tahun ya, bukan per bulan, untuk mendapatkan uang pertanggungan sebesar Rp 1 miliar. Premi ini akan lipat-lipat jika asuransi baru dibeli pada usia 50 tahun karena risiko memiliki penyakit pun sudah semakin besar.

Biaya Rp 3 juta setahun, jauh lebih kecil dari biaya minum secangkir kopi seharga Rp 30.000 setiap hari. Bayangkan, kalau dihitung biaya kopi setahun bisa sampai Rp 9,3 juta, loh.

Kebutuhan asuransi bukanlah kebutuhan statis, tetapi harus juga dikaji kembali. Misalnya, kelak jika para first jobber ini menikah dan memiliki anak, tentu kebutuhan asuransinya pun berbeda.

Percayalah, memiliki perlindungan asuransi berarti juga melindungi orang-orang yang kita cintai. Punya polis asuransi keren, kok, menandakan kita lebih bertanggung jawab terhadap diri dan keluarga.