

Hi Bapak/Ibu
Kali ini saya ingin sharing tentang nasabah saya yang meninggal usia 45 tahun. Nasabah memiliki Istri seorang Ibu Rumah Tangga dan seorang anak usia Sekolah Dasar. Bisa dibayangkan ya bagaimana perasaaan Istri dan anak ketika seorang tulang punggung keluarga yang biasa memberi Gaji/Penghasilan tiap bulan ke keluarga, tiba tiba tulang punggung keluarga ini meninggal karena sakit. Karena meninggal tentu saja Gaji/Penghasilan nya juga ikut berhenti. Sementara Keluarga yang ditinggal tetap butuh Pemasukan untuk tetap bisa melanjutkan hidup.
Usia ditangan Tuhan, dan Umur ngga ada yang tahu ya. Kejadian seperti ini sering kita dengar di sekitar kita atau di berita. Bersyukurnya nasabah saya ini sudah ikut asuransi tahun 2016. Karena meninggal, maka cair Gaji Pengganti dari Manulife sebesar 1 Milyar, bermanfaat:
- Membiayai Hidup keluarga yang ditinggal
- Membiayai sekolah/Kuliah anak
- Modal Buka Usaha keluarga yang tinggal
Nyawa seorang Ayah tentu saja tidak bisa digantikan. Tetapi Penghasilan/Gaji nya tetap bisa digantikan lewat manfaat Asuransi Gaji /Penghasilan agar keluarga yang ditinggal tetap bisa melanjutkan hidup dengan layak dan semangat dalam menjalani kehidupan yang terus berjalan.
Apakah Bapak/Ibu punya tanggungan Pasangan, Anak, Orangtua, Adik, Kakak, Hutang ? Sudahkah memiliki Asuransi Gaji/Asuransi Penghasilan untuk jaga jaga? Amit amit jika Ujian hidup (Musibah meninggal) datang tiba tiba , maka keluarga yang tinggal tetap menerima Gaji/Penghasilan dari manfaat Asuransi Gaji Manulife. Jaga-jaga.
Bagi Bapak/Ibu yang ingin mengetahui lebih detail program Asuransi Gaji ini silahkan klik Manulife Dynamic Life Assurance (MDLA)
atau yang ingin tanya tanya dulu silahkan hubungi saya untuk diskusi.
Semoga sharing nya membawa manfaat dan edukasi buat kita semua.
Note: Tulisan ini sudah seijin keluarga nasabah saya.
Regards
Rolan Lumbanraja (OLa)