Asuransi kesehatan adalah salah satu asuransi yang penting dalam perencanaan keuangan pribadi/keluarga.
Sering kali, jika tidak dipersiapkan, masalah biaya kesehatan bisa mengacaukan kondisi keuangan dan rencana hidup seseorang.
Jika yang sakit adalah pencari nafkah, maka impact-nya bisa berpengaruh kepada seluruh keluarga.
Banyak kejadian sebuah keluarga terlilit hutang atau bahkan “jatuh miskin” karena ada anggota keluarga yg menderita penyakit serius.
Apa yang perlu kita pertimbangkan dalam memilih asuransi kesehatan?
Utk rawat inap, cobalah untuk mendapat informasi jenis kelas kamar Rumah Sakit yang kita inginkan. Karena faktor itu akan menentukan premi asuransi.
Contoh, jika di Rumah Sakit sasaran kita tarif kamar per malam adalah 600ribu per hari, maka jika kita mengambil asuransi kesehatan yg cover biaya per kamarnya hanya 500 ribu per hari, maka kita wajib menutupi sisanya.
Satu hal yang harus kita ingat, asuransi kesehatan TIDAK menjamin KESELURUHAN biaya perawatan dan pengobatan.
Nah, untuk status karyawan yang dicover asuransi-kesehatannya oleh kantor, coba pelajari ruang lingkup cover asuransinya.
Kalau dirasa masih kurang, sebaiknya ambil asuransi tambahan sebagai cadangan (backup). Bayangkan jika divonis harus cuci darah, kemoterapi, dan lain sebagainya, asuransi kantor kan terbatas sekali benefitnya.
Umumnya yg sifatnya emergency dan perlu penanganan segera, sebaiknya punya asuransi kesehatan pribadi diluar BPJS. Tahu sendirikan birokrasi dan antrian fasilitas BPJS. Misalnya riwayat keluarga ada yg punya riwayat jantung, stroke, itu perlu asuransi tambahan (asuransi kesehatan pribadi) diluar BPJS, menurut saya.
Nah, sayangnya asuransi kesehatan tidak akan cover penyakit yg SUDAH terdeteksi, kalaupun perusahaan asuransi bersedia cover, preminya akan mahal sekali.
Apabila Anda memiliki tabungan khusus untuk budget kesehatan, Anda harus siapkan Uang Tunai dalam Jumlah Besar. Pertanyaan nya : bukan sekedar apakah Anda sanggup membiayai perawatan kesehatan, namun BERAPA LAMA Dana Anda mencukupi semua perawatan penyakit Anda?
Dengan adanya asuransi kesehatan secara pribadi, anda telah memiliki Dana Tambahan untuk membiayai Perawatan Kesehatan Anda mulai dari dokter, Biaya Peralatan Rumah Sakit dan lain sebagainya.
Mari kita lihat fakta:
Untuk sebuah penyakit seperti Kanker, hanya untuk biaya Kemoterapi saja, Anda harus menyiapkan dana mulai dari Rp 300 Juta sampai Rp 1 Miliar selama 1 tahun.

Sumber gambar: Cerdas 5 Menit Metro TV
Catatan penting, Asuransi kesehatan sebaiknya diambil dalam keadaan sehat. Krn jika sudah terdeteksi penyakit, premi akan mahal sekali atau malah perusahaan asuransi MENOLAK utk memberikan jaminan.
informasi asuransi kesehatan dengan fasilitas cover as charged, premi terjangkau, silahkan klik Asuransi Kesehatan MURNI (Non Unit Link) MiUltimate Healthcare (MUHC)
(sumber tulisan sebagian dari sharing Bang Eri Rahman). Terima kasih Bang Eri:)
Semoga informasi ini bermanfaat ya:)
Regards,
Rolan Lumbanraja, SE (OLa)