
Kalau beberapa perusahaan asuransi selama ini mengundang saya memberikan seminar kesehatan, manfaatnya dipetik oleh kedua belah pihak, baik klien asuransi maupun perusahaan asuransinya.
Klien memetik bagaimana hidup sehat dibangun, sehingga mereka tidak perlu jatuh sakit. Sedang pihak perusahaan apabila kliennya batal jatuh sakit, berarti perusahaan tidak perlu mengeluarkan pembayaran klim.
Namun ausransi bersifat seperti ban serep mobil. Ban serep menjadi sangat berarti apabila ban mobil kempis di tengah hutan malam hari jauh dari tambal ban. Ban serep menjadi dewa penolong pada situasi itu. Demikian halnya peran asuransi.
Kita tidak tahu seberapa kondisi tubuh kita sekarang. Seperti apa otobiografi tubuh kita. Sudah seberapa rusak, dan terganggu fungsi tubuh kita. Riwayat tubuh kita sejak kecil hingga kini menggambarkan kondisi tubuh kita sekarang. Makin buruk otobiografi tubuh kita, makin rentan kita untuk jatuh sakit. Kalau sekarang saja sudah telanjur berpenyakit, tentu makin berisiko terserang pelbagai komplikasi, termasuk memasuki penyakit yang tergolong penyakit kritis. Untuk alasan itulah asuransi dibutuhkan.
Kendati Anda mengantungi asuransi kesehatan, tetap saja Ada tentu tidak mau sakit. Diberi cuma-cuma Rp 400 juta untuk menjadi gagal ginjal pasti Anda tidak mau. Tapi untuk berjaga-jaga bila sampai terkena penyakit, apalagi penyakit berat, apalagi penyakit yang bisa menguras berapa pun uang dan harta kita, asuransi menjadi penyelamat.
Bukan jarang kita mendengar orang jadi jatuh miskin akibat menanggung penyakit. Lalu hidup menjadi apa artinya? Uang dan harta yang susah payah kita kumpulkan sejak muda, habis untuk menebus penyakit yang telanjur kita idap. Celakanya, belum tentu uang dan harta pun pasti sanggup menebus penyakit bila penyakitnya sudah terlampau parah.
Maka sekali lagi, paling ideal itu batalkan setiap kemungkinan jatuh sakit, dan kalau sudah telanjur sakit, kendalikan supaya tidak bertambah parah atau masuk menjadi penyakit kritis. Dan itu semua memungkinkan untuk kita lakukan.
Seminar saya bicara banyak soal bagaimana supaya Anda tidak sampai jatuh sakit. Seperti minggu lalu saya bicara di hadapan klien Manulife di Medan, kendati mereka sudah membayar premi, tetap tidak mau sakit, dan dengan mendegarkan seminar, lalu mau melakoni apa yang didengarnya, saya meniscayai mereka tidak harus berpenyakit.
Sekali lagi, mendengarkan seminar kesehatan yang selama ini saya sampaikan, bagian dari investasi hidup sehat. Bukan saja supaya Anda tidak telanjur sakit, dan harus mengeluarkan ongkos besar, terlebih memberikan peluang Anda mengulur umur lebih lama, dan masih tetap sehat.
Syukuri kalau hari ini Anda masih enak makan, enak tidur, dan masih bisa berjalan sendiri. Pertahankan itu sampai ujung hidup Anda. Namun tentu perlu upaya, tidak bisa bila tanpa melakoni semua yang saya sampaikan dalam seminar serta apa-apa yang semua saya tulis dalam buku-buku saya.
Salam sehat,
Dr HANDRAWAN NADESUL








